Selasa, 19 Juli 2016

Syukuran 10 Tahun GPI Namorambe : Yang Mengaku Percaya Harus Bermanfaat Bagi Orang Lain

 Ketua Umum GPI Rev DR MH Siburian MMin (pakai kalung bunga) didampingi istri saat prosesi peniupan lilin kue ulang tahun 10 tahun GPI Namorambe, Kamis (7/7/2016).

Namorambe (SIB)- Ibadah puncak syukuran 10 tahun Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) sidang Pasar IV Namorambe, Kamis (7/7/2016) berjalan sukses. Sebagai pengkhotbah hadir pucuk pimpinan GPI Rev DR MH Siburian MMin yang menyampaikan firman Tuhan  dari Keluaran 16: 11-25.

Disampaikan Rev DR MH Siburian hendaknya siapa pun yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus harus bisa benar-benar menjadi bermanfaat bagi orang lain. Terlebih dari kesaksian hidupnya. Bahkan ditekankankannya bahwa apa yang seseorang lakukan hendaknya siperbuat bukan hanya untuk dirinya semata. Sebab, sesungguhnya yang terpenting bukanlah apa yang diperoleh seseorang, melainkan seseorang ada di dalam rancangan Tuhan. "Yang terpenting bukan apa yang kamu dapat, tapi berapa banyak hidupmu dalam rancangan Tuhan, itu yang lebih penting," ujarnya. Kemudian ditekankannya agar orang-orang percaya juga bekerja bukan hanya untuk kepentingannya sendiri.  

Juga hadir Koordinator Wilayah GPI  Medan sekitarnya, Pdt JW Panjaitan STh, Pdt Dj Sitinjak, Pdt Drs Arifin Sihombing serta jajarannya lainnya, para hamba Tuhan dan jemaat GPI Medan sekitarnya. Sekretaris Panitia, Adol Frian Rumaijuk,STP, bendahara D Bukit, Guru Injil GPI Namorambe Gr M Sirait dan panitia lainnya.

Mewakili undangan, Pdt A Sagala STh menyampaikan selamat kepada GPI Namorambe yang telah menjalankan pelayanan selama 10 tahun. Kemudian Pdt Arifin Sihombing mewakili koordinator GPI wilayah Medan, mengatakan kordinator wilayah serta jajaran mendukung kegiatan tersebut demi memanjatkan ucapan syukur kepada Tuhan. "Ini menjadi momentum thank's giving, mempersembahkan kepada Tuhan," katanya.

Pada kesempatan itu, Pdt Dinson Hutabalian STh menyampaikan sejarah singkat GPI Namorambe yang dimulai dari nol hingga saat ini masih dalam pergumulan. Hanya saja, atas dasar kerinduan meski dalam keterbatasan maka acara syukuran bisa dilakukan. Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia St B Sianturi bahwa pelaksanaan acara syukuran hanya karena kebesaran Tuhan. 

Dilaporkannya, selain ibadah puncak juga telah dilaksanakan acara seminar sehari dengan menghadirkan Esman Dabukke sebagai pembicara dan kebaktian kebangunan rohani dengan menghadirkan pembicara Pdt J Silalahi pada Rabu (6/7).(R4/ r)

Sabtu, 09 April 2016

Danau Toba Go Internasional, Warga Sumut Sejahtera

Danau Toba Go Internasional, Warga Sumut Sejahtera: Danau TobaMenurut ilmu geologi sekitar 74 ribu tahun lalu gunung Toba meletus dengan kekuatan yang maha dahsyat yang berdampak bahkan ke seluruh bumi. Lumpur panas yang mengakibatkan hampir separuh pe ...